Kembali, Telkom dengan program TRRT yang saat ini telah memasuki tahap V menghadiahi pelanggan setia telepon rumah dengan tiga sepeda motor Yamaha Mio. Pemberian hadiah dilakukan oleh Vice Presiden Public and Marketing Communication Telkom (PMC), Eddy Kurnia tanggal (28/4) yang diberikan masing-masing kepada Ida Sudarmini 021 - 5950xxx (Tangerang – Banten), Agus Yusuf 021 - 6401xxx (Tj. Priok – Jakarta Utara) dan Totok Budiono Hartanto 024 – 8506xxx (Gunung Candisari – Semarang) di ruang VIP Telkom Jakarta yang disaksikan oleh Notaris Dimas Hengki Kardono, dari Depsos, Djoko Santoso dan Dina Sinulingga, Staf Seksi Bantuan & Jaminan sosial DKI Jakarta Muhammad Daem, Waka Polsek Mampang Jakarta Selatan AKP Sudiyani, serta para undangan. Program Telepon Rumah Rejeki Tumpah selain memperebutkan hadiah-hadiah yang diundi, juga memberikan hadiah langsung berupa peralatan elektronik sesuai jumlah poin yang dimiliki pelanggan. Setiap tiga bulan kami mengundi tiga pemenang dengan hadiah sepeda motor Yamaha Mio. Setiap enam bulan kami mengundi satu pemenang dengan hadiah sebuah mobil Kijang Innova. “Sementara sebagai Grand Prize, kami telah menyediakan mobil Mercedes Bens C Class terbaru yang akan kami undi pada bulan Oktober nanti,” kata Eddy Kurnia.
“Cara memperoleh poin sangat mudah,” demikian Eddy Kurnia. “Cukup menelepon ataupun menerima telepon melalui telepon, dapat 1 poin. Ketentuan itu berlaku baik itu menerima dan menelepon ke sesama telepon rumah (lokal, SLJJ dan SLI) maupun dari dan ke operator GSM dan CDMA.
“Pelanggan yang belum mendaftarkan telepon rumahnya, kami imbau segera mendaftarkannya, baik melalui Plasa Telkom terdekat maupun melalui Contact Center 147,” imbau Eddy Kurnia. Hadiah-hadiah yang bisa diperoleh antara lain puluhan Yamaha Mio, empat Kijang Innova dan Grand Prize berupa dua Mercedes Benz C Class terbaru.
Menurut Eddy Kurnia, program Telepon Rumah Rezeki Tumpah merupakan salah satu strategi Telkom untuk mempertahankan dan mengoptimalkan bisnis tradisionalnya, yakni telepon kabel. “Upaya Telkom dalam mempertahankan bisnis tradisionalnya dilakukan dengan mengoptimalkan jaringan legacy saluran kabel tetap (fixed wireline),” jelas Eddy Kurnia
Paket Tagihan Tetap kepada pelanggan telepon rumah kabel yang diluncurkan Februari 2009 lalu merupakan contoh lain dari upaya Telkom dalam mengoptimalkan potensi bisnis fixed line. Melalui program ini Telkom ingin meningkatkan kualitas layanan telepon rumah yang saat ini berjumlah kurang lebih 8,7 juta Satuan Sambungan Telepon (SST).***LW



Comments
RSS feed for comments to this post.